Saturday, June 2, 2007

Ibu...

Fuih.. masalah yang kemaren, udah kelar. aku bener-bener bisa bernafas lega sekarang. Dan keadaanku saat ini,jauh lebih baik, bahkan sebelum masalah itu terjadi. Thanks God.. Dia buka jalan disaat yang tepat. Dia memang Tuhan...
Tadi siang seorang sahabat bercerita tentang ibunya yang selalu mengomentari gaya dandan dan seluruh kehidupan anaknya. Terkadang memang cukup sulit untuk mengerti alasan-alasan orang lain. Ya.. karena kita adalah kita, dan orang lain adalah orang lain. Kita sama, tetapi kita berbeda. Itulah yang terkadang membuat kita terheran-heran dengan apa yang orang lain lakukan. Setuju?
Kembali ke sahabat yang bercerita. Sahabat itu lalu menolak saranku untuk ngobrol dengan ibunya. Alasannya, ibunya itu adalah orang yang keras. Jika ia berkata a, maka semua orang juga harus berkata a. Terlebih lagi anaknya itu. Susah juga ya kalau punya ibu yang keras seperti itu.
Tapi aku pernah disaat-saat aku benar-benar merindukan pelukan ibuku. Waktu itu, aku benar-benar menangis sejadi-jadinya hanya karena merindukan pelukan ibuku. Aku sadari beberapa waktu kemudian, kalau hal itu bukan apa yang ia lakukan, tetapi siapa yang melakukannya. YA! Wanita itu adalah ibuku. Dan kepercayaanku sangat kuat padanya. Percaya akan apa? Aku percaya kalau di dunia semua orang membenciku, aku tahu bahwa akan ada 1 orang yang akantetap berkata "Ake mencintaimu, Nak. Dengan segenap hatiku.." YA! dan dia adalah ibuku... Love you Mom. SO MUCH!!
ps: aku yakin, itulah yang akan dilakukan oleh seluruh ibu di dunia ini..